Rabu, 01 Februari 2017

Cara kematian hamster


Kematian adalah hal yang lumrah terjadi pada semua makhluk yang bernyawa. Salah satunya adalah hamster.
Bagi yang berkembang biak hamster, kematian hamster sudah menjadi hal yang wajar dan tak perlu ditangisi.
Selama saya merawat hamster, berbagai jenis kematian pun telah hamster-hamster saya hadapi, dan akan saya ulas satu persatu dengan detil dan teknik pencegahannya, dari yang paling sering terjadi sampai yang jarang.
Kematian Cara 1 : Dimakan Hidup-hidup Saat BayiIni adalah jenis kematian hamster yang paling sering terjadi. Hamster konon memiliki kebiasaan untuk melihat mana anak yang cacat dan mana yang tidak. Anak yang cacat akan dimakannya hidup-hidup oleh induknya. Jarang saya melihat anak hamster dimakan oleh ayahnya.Pencegahan : Karena ini hal yang sering terjadi, saya post di tempat lain untuk teknik lebih detil merawat bayi hamster.
Kematian Cara 2 : Mati Karena Tidak DisusuiSelain dimakan, biasanya hamster juga memiliki kebiasaan untuk meninggalkan salah satu bayinya. Saya pun tidak tahu mengapa, katanya sih karena dipegang manusia atau baunya beda sendiri. Biasanya, kalau ada 1 anak hamster yang misah jauh dari anak-anak lainnya, dan si ibunya sering kali pindah (atau mindahin anak 1 itu), anak itu akan mati karena kelaparan (alias gak disusuin) dan bangkainya biasanya utuh. Biasanya, kalau gak utuh, udah dimakan sama ayahnya, tapi ini jarang terjadi.Pencegahan : Anak hamster dibawah 1 minggu jangan pernah dipegang. Pake alatpun sebisa mungkin jangan. Jangan melakukan penggantian gabah (atau perubahan drastis) saat bayinya masih sebesar ini. Jika setelah melakukan hal tersebut masih saja terjadi, maka memang itu naluri hamster yang tidak manusia mengerti.
Kematian Cara 3 : Heat strokeIni adalah jenis kematian yang paling membuat shock! Hamster dari keadaan sehat dan lincah, bisa saja 2 jam kemudian mati seperti tanpa sebab, langsung beku. Penyebab kematian ini disebabkan karena hamster terkena stroke (kena struk, kaya penyakit-penyakit modern itu lho), tapi biasanya ini karena panas (makannya disebut heat stroke). Penyebab hamster bisa terkena struk adalah karena terpapar sinar matahari langsung (termasuk lewat jendela). Hal ini akan menyebabkan suhu kandang naik (meskipun jeruji) dan mengakibatkan hamster terkena panas. Hamster tidak tahan terhadap cuaca panas (lihat saja bulunya yang tebal, pasti hidupnya di daerah-daerah yang dingin). Selain itu, hamster adalah hewan nocturnal (hewan malam) yang biasanya tidur di siang hari dan tidak terkena sinar matahari.Kenapa ini ada di posisi ke 3? Karena saya tidak tahu penyebabnya, sampai setelah 8 ekor dewasa mati barulah saya tahu. Saya lihat sebelum berangkat ke kampus, jam 11 mereka lincah-lincah saja dan tiba-tiba jam 4 sore sudah mati semua (satu kandang jeruji, isi 4 hamster mati semua). Hal tersebut terjadi 3 hari berturut-turut, sampai saya sadar bahwa beberapa hari yang lalu, saya baru memindahkan posisi kandang. Karena saya pakai atap yang bisa dibuka tutup, saya pun tidak sadar bahwa tempat pemindahan yang baru itu terkena langsung sinar matahari.Pencegahan : Tempatkan kandang hamster ditempat yang teduh. Jikapun hal tersebut sulit dihindari, jangan sampai hamster terkena matahari langsung, terutama dari pukul 11.00-15.00. Saya sampai sekarang tidak memindahkan posisi hamster, dan menutup atap buka-tutup saya setiap jam 11 siang. Soalnya, saya masih percaya sinar matahari pagi baik untuk kebanyakan makhluk hidup.
 
(5 hamster saya yang sudah tak bernyawa karena heat stroke)
Kematian Cara 4 : Terkena Serangan KutuIni terlihat remeh tapi kutu jangan dipandang sebelah mata. 6 ekor hamster saya mati karena serangan kutu. Kutu ini akan berkembang biak pada kandang yang jarang dibersihkan. Memang, biasanya jika dari luar, gabah akan terlihat biasa-biasa saja, karena air kencing dan kotoran biasanya menumpuk di satu posisi di dasar kandang. Karena lembab dan penuh vitamin (dari kotoran), kutu pun mulai berkembang biak. Hamster jadi sering garuk-garuk, tapi bagi yang belum mengerti (saya juga waktu itu belum ngerti), itu seperti kebiasaan garuk-garuk biasa.Kematian karena hal ini cukup instan, hamster digigit hingga mati kesakitan. Bulunya sering rontok dan basah, dan saat ajalnya tiba, diujung-ujung bulunya akan terlihat kutu-kutu sudah keluar, warna merah-merah kecil untuk kasus saya. Kasus kutu ini membunuh seluruh Generasi I saya, hingga saya putus asa (dan untungnya ada 3 anak hamster yang tidak kena).Pencegahan : Bersihkan kandang hamster secara rutin. Setiap memberi makan hamster, perhatikan apakah di gabah ada hewan kecil (kutu) yang bergerak-gerak. Kutu biasanya nampak di permukaan gabah, kadang diam kadang bergerak dan mudah terlihat jika kita jeli. Jika kandang terkena penyakit ini, segera buang semua gabah (walaupun baru diganti lho!!!) dan bersihkan kandang pakai air panas, biar biang-biangnya mati. Hamster yang terindikasi terkena kutu biasanya saya kasih bedak emak saya, saya dapet info gitu, tapi belum terbukti kebenarannya. Sampai sekarang, saya tidak pernah menemui kasus ini lagi karena ini adalah event kematian yang sangat memilukan buat saya.
Kematian Cara 5 : Dimakan Hidup-hidup Saat DewasaDimakan saat bayi memang lumrah, tapi dimakan saat dewasa? Hal ini baru bagi saya. Saya baru sadar setelah terlalu lama memberi pakan sayur (karena malas ke toko hewan buat beli pakannya). Ini kematian paling kejam dan paling bengis di dunia hamster. Ini terjadi jika lebih dari 5 hamster di 1 kandang. Hamster yang bertubuh besar biasanya akan mem-bully hamster yang kecil, seperti sedang dikawini tapi ini sambil digigit bagian atas kepalanya. Hal ini memang terlihat main-main, tapi saya belum sempat melihat prosesnya sampai akhir.Alhasil, hamster yang terbully itu akan mulai digigit sampai sobek bulu-bulunya, dan hamster yang lain biasanya mulai menyerang juga jika sudah terlihat sangat lemah. Dimulai dari lehernya (kata adik saya yang sempat melihat), hamster pun mulai dikunyah oleh yang lain. Jika sudah mulai dikunyah, semua hamster akan berebut, dan percaya gak percaya, biasaya mukanya yang habis duluan sampai tinggal tersisa bulu dan tulang. Saya pun gak tau gimana caranya tapi, saya nemuin hamster yang mati (padahal kemarin gak apa-apa) dalam kondisi tulangnya sudah bersih dan tinggal kulit yang menutupi, dagingnya bener-bener habis gak ada sisanya! Saya pun sampai heran, sebegini bengiskah dibalik wajah unyu-unyu itu! 3 atau 4 hamster saya mati dengan cara ini selama seminggu itu. Pernah adik saya menemukan lagi dikeroyok, sempat diselamatkan tapi lukanya terlalu parah dan esoknya meninggal dunia.Pencegahan : Beri pakan yang bener woi! Ini cara mereka menunjukkan bahwa makanannya tidak enak. Beri makan sayur dan keringan secara bergantian (atau keringan aja terus gak apa-apa). Setelah kejadian ini, saya kapok memberi hamster saya sayur 1 minggu berturut-turut.
Kematian Cara 6 : StressBiasanya ini cara kematian yang dihadapi banyak pemula. Biasanya, hamster diletakkan di tempat yang terlalu kecil. Biasanya sendirian. Ini saya rasa karena stress, tiba-tiba mati padahal makanan masih ada. Ini hamster adik cowok saya yang mati dengan cara ini, sekitar 2-3 ekor.Pencegahan : Berilah mainan hamster atau wadah yang lebih luas. Hal ini bisa disebabkan oleh kurang minum juga, jadi cek apakah dia cukup minum atau tidak.
Kematian Cara 7 : JatuhHamster termasuk hewan yang kuat jika terjatuh dari ketinggian 2-3 meter. Biasanya tidak terjadi luka lho, paling hanya kaget saja. Tapi hal ini tidak berlaku untuk hamster di bawah 2 minggu. Karena menggunakan kandang jeruji, dan hamster yang 10 hari demen banget jalan-jalan, dia pun berhasil keluar dari kandang lewat sela-sela jeruji. Karena kandang itu saya letakkan dekat tangga, hamster itupun terjatuh dari lantai dua.Saya baru sadar beberapa jam setelahnya dan menemukan bangkainya tepat dekat kandang itu (tepatnya 2.5 meter di bawah kandang itu).Pencegahan : Jika anak masih kecil, lebih baik di kandang yang non-jeruji. Jika mau pake jeruji, saya sekarang suka menutupi daerah yang bawahnya pake karton, biar gak nyelip keluar. Jadi inget kasus anak yang jatuh dari mall lantai 4 deh… JAGA BAIK-BAIK ANAK ANDA! DAMPINGI JIKA MASIH DI BAWAH 2 MINGGU (untuk hamster)!
Kematian Cara 8 : Mati Karena Konstipasi (bahasa Jerman-nya MENCRET)Saya sejujurnya belum mengalami kematian ini, tapi teman-teman dan sumber-sumber lain mengatakan ada jenis kematian ini. Hampir saya pun menyaksikan hal ini, tapi sempat dicegah. Penyebabnya adalah karena hamster terlalu banyak diberi sayur. Indikasinya adalah kandang cepat bau, dan badan hamster mendadak kurus (biasanya bulet unyu-unyu, jadi buladig /budug . Maaf saya gak tau bahasa Indonesianya apa.) Katanya beberapa hari setelahnya hamster akan mati. Hal ini terjadi pada kelinci saya dan saya rasa serupa untuk hamster.Pencegahan : Lagi-lagi, jangan terlalu sering diberi sayuran dan buah! Udah itu aja.
Kematian Cara 9 : Mati TuaIni adalah kematian idaman semua hamster. Mati di usia 2-3 tahun adalah idaman semua hamster. Hamster saya sendiri belum pernah ada yang menghadapi kematian ini. Mudah-mudahan semua hamster yang tersisa mati dengan cara ini. Katanya, hamster seperti ini akan tiba-tiba pasif, banyak diam, dan sakaratul mautnya memang terlihat seperti napas ngap-ngapan. Saya sudah menyaksikan 2 sakaratul maut hamster dari cara kematian yang sudah dibahas rasanya benar-benar…Pencegahan : Tidak ada. Ini kodrat ilahi.
Demikian lah, kasus-kasus kematian yang terjadi pada hamster-hamster saya. Mudah-mudahan jadi pelajaran buat temen-temen biar gak mengalami hal yang sama.
 
(Ini 3 hamster saya sehari sebelum kematian mereka, yang disebabkan oleh heart stroke. Umur mereka belum genap 1 bulan padahal. Semoga arwah mereka damai di sisi-Nya. Ya Allah, maafkan hambamu karena tidak becus mengurus mereka, semoga post ini dapat membantu mencegah kematian-kematian yang lain.)
(keyword buat yang nyasar : penyakit hamster, hamster mati mendadak, cara mati hamster, hamster saya mati, hamster terkena penyakit, hamster terkena kutu, kutu hamster, tips-tips mencegah kematian hamster, penyebab kematian hamster)
 
sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar