Kamis, 02 Februari 2017

Antara ngibrid, hybrid , dan WW campbell

Antara Ngibrid Hibrid dan WW Campbell
By Hamsterforgood Shop in HFG-Friends (Files) · Edit Doc
By: Opinion by Andi Nursaiful
Dahulu kala, ketika forum HFG-Friends (Sekarang berubah menjadi I-HE) masih rajin berdiskusi segala hal seputar dunia hamster, pernah dibahas soal hamster hibrid dan hamster spesies.

Perkawinan silang hamster spesies WW x hamster spesies Campbell (baik sengaja atau tidak disengaja) umumnya akan menghasilkan hamster "ngibrid". Ini istilah slank untuk hamster yg tak jelas pola, bentuk, dan warnanya.

Tapi, sering juga perkawinan tak bertanggungjawab itu, disadari atau tidak, disengaja atau tidak, malah tidak menghasilkan apa-apa, namun menghasilkan "sesuatu".

Maksudnya, tidak menghasilkan hamster ngibrid (yg tak jelas pola, bentuk, dan warnanya), melainkan menghasilkan dua macam hamster "spesies": yaitu hamster berpenampakan WW, dan hamster berpenampakan Campbell.

Jadi, meskipun ciri fisiknya sepintas mirip WW atau Campbell, tetapi secara genetika, mereka bkn lagi hamster spesies (bukan WW bukan Campbell). Saya istilahkan ini sebagai WW Campbell atau Campbell WW.

Menurut Saya, "spesies" inilah yg bnyk beredar di Indonesia skrng ini, dan terutama dulu ketika soal-soal genetika blm banyak dibahas oleh hamster enthusiast.

Makanya, tak jarang kita bingung dan pusing mengindentifikasi seekor hamster campbell maupun ww, padahal menurut yg punya, hamster itu indukannya sesama campbell atau ww.

Karena itu pula, banyak praktisi hamster yg pusing dengan teori genetika, yg dianggap gak sesuai dgn praktik/pengalaman prinbadi. Padahal Masalahnya sangat sederhana: Mereka tdk tau persis bhw indukan mereka benar-benar murni WW atau murni Campbell.

Siapa yg bisa yakin 100 persen, dan menjamin bahwa indukan WW-nya masih murni spesies? Yg tdk tercemar gen hibrid, dan tidak tercemar gen Campbell?

Bahkan, siapa yg bisa yakin 100 persen, dan menjamin bahwa indukan Campbellnya memang murni spesies Campbell tanpa ada sedikitpun gen WW atau hibrid dari garis keturunannya?

Lantas apakah Anda yakin bahwa indukan hamster kita (baik itu beli, hibah, nyulik, malak, bahkan impor, dll) benar-benar murni spesies dan tidak membawa gen spesies lain?

Kenapa kok sampai sebegitu pesimisnya?

Menurut saya, kita hrs lihat budaya perhamsteran di Indonesia ketika Hamster pertama kali masuk. Kita harus lihat bagaimana praktik beternak hamster di Indonesia pada awal-awalnya. Kita harus lihat sejauh mana pehamaman soal genetika hamster dari para breeder dan hobiis ketika hamster pertama masuk.

Apakah mereka paham 100% soal genetika? Apakah mereka sudah beternak dengan cara-cara yang beretika? Apakah mereka sudah mempertimbangkan soal kemurnian gen? Apakah mereka sudah mempraktikkan selective breed?

Yang paling sederhana, apakah para peternak awal dan hobiis awal di Indonesia, benar-benar bisa membedakan mana spesies cambell mana WW, dan mana hibrid?

Lalu, apakah para breeder generasi berikutnya (baik itu breeder kagetan, maupun breder serius yg money oriented), serta apakah hobbis generasi-generasi berikutnya sudah bisa membedakan WW dan Campbell dan hibrid?

Nah, silakan dijawab sendiri. Jawaban temen-teman (kalo jujur) akan menyimpulkan apakah masih banyak (atau mungkin masih ada) Hamster Spesies di Indonesia... (Tulisan provokatif ini murni pendapat pribadi)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar